Megawati : Targetkan PDIP Solo Raya 80 Persen Suara

Memang sebutan wilayah Solo Raya sebagai kandang banteng tampaknya masih melekat, terbukti dari ribuan massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memerahkan Gedung Olahraga (GOR) Pandawa Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (31/3).

detikcyber.com, SOLO – Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum pun saat memberikan orasi di Rapat Umum memasang target perolehan partai moncong putih itu 80 persen suara pada Pemilu 17 April mendatang.

Selain menargetkan merahkan Solo Raya, Mega juga mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memilih pasangan Jokowi – Ma’aruf Amin untuk Pilpres dan PDIP untuk parpolnya. Sehingga dalam Pemilu 2019, PDIP bisa kembali menjadi partai pemenang pemilu dan memenangkan Jokowi untuk kedua kalinya.

Sementara itu, pelaksanaan Rapat Umum PDIP Solo Raya dihadiri sekitar 12 ribu massa. Mengenakam baju merah berlogo banteng moncong putih dan kaos paslon 01, mereka mulai berdatangan ke GOR Pandawa mulai pukul 09.00 WIB dengan mengendarai roda dua dan mobil hingga bus.

Puan Maharani sudah datang lebih awal sedang Megawati sendiri tiba di GOR pukul 11.20 didampingi Gubernur Jawa Tengah dari PDIP Ganjar Pranowo, Ketua DPC PDIP sekaligus Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo. Puan Calon Legislatif (Caleg) Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah di hadapan massa ini, meminta para kader dan simpatisan untuk tetap menjaga kandang banteng di Solo Raya.

“Banyak yang bilang Soloraya dan Jawa Tengah sudah bukan kandang banteng, suaranya melempem. Bagaimana, Jawa Tengah masih Banteng atau tidak?” tanya Puan yang kemudian disambut dengan teriakan massa, “Siap …Masih”.

Oleh karena itu, Puan pun meminta kader maupun simpatisan tidak boleh lengah. “Banteng (PDIP) memang tidak bertanduk. Tapi kalau sudah ada musuhnya tanduknya langsung berdiri. Maka dari itu kita harus maksimal selama 18 hari kedepan,” tandasnya. (Suki)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *