Penetapan Walikota Blitar dan Wakilnya: DPRD Kebut Draft Peraturan Tatib, Santoso Tidak Nggege Mongso

detikcyber.com, BLITAR – Terkait kapan pemilihan Wali Kota dan Wawali Kota Blitar dihelat, terjawab sudah. Kini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar tengah kebut merampungkan soal rancangan peraturan tata tertib (tatib) sisa jabatan masa bhakti periode tahun 2016 – tahun 2021.

Drs Santoso M.Pd (Plt Walikota Blitar), Ketua Pansus Tatib DPRD Kota Blitar, M.Nuhan Eko Wahyudi (kanan)

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pansus Tatib, M.Nuhan Eko Wahyudi, DPRD mentargetkan soal pembahasan rancangan atau draf peraturan tatib selesai bulan Maret ini. Selanjutnya, hasil rancangan peraturan tatib akan dikonsultasikan ke Kemendagri.

Pasalnya, penyempurnaan rancangan peraturan tatib oleh Tim Pansus yang akan dijadikan sebagai dasar dalam pemilihan Wakil Wali Kota Blitar sisa masa jabatan. Bila hasil dari Kemendagri sudah final selanjutnya segera di sahkan,” jelas Nuhan, Senin ( 4/3/19).

Dijelaskan, Tatib tersebut dengan rincian berisikan sejumlah peraturan hingga tahapan pemilihan. Mulai dari penetapan calon hingga pada proses pemilihan yang akan dilakukan oleh Tim Pansus DPRD Kota Blitar. Selanjutnya, hasilnya oleh DPRD Kota Blitar dikirim ke Gubernur Jatim.

Sambil menunggu menyelesaikan rancangan tatib, kini DPC PDIP Kota Blitar telah melakukan tahapan penjaringan membuka pendaftaran bakal calon Wakil Wali Kota Blitar yang nantinya sebagai pendamping Drs Santoso M.Pd.

Sementara baru ada empat nama yang sudah resmi mendaftar yakni Sugeng Praptono, Sahrul Alim, Sukarji dan Sutanto. Sedang Henry Pradipta Anwar anak dari mantan Walikota Blitar yang tersandung hukum memutuskan untuk tidak mendaftar. Kabar yang beredar, Henry tidak mendaftar karena masih fokus dengan kasus hukum ayahnya M. Samanhudi Anwar, yang belum ada kekuatan hukum tetap (inkrach) .

Terpisah Plt Walikota Blitar Drs Santoso M.Pd saat dikonfirmasi melalui selulernya yang sedang bertugas di Jakarta (5/3/19) soal kapan ditetapkan sebagai Walikota Blitar definitf mengatakan, dirinya tidak nggege mongso (terburu nafsu). “ Semua mekanismenya saya serahkan ke Tim Pansus DPRD Kota Blitar. Siapapun Wakil Walikotanya nanti, baginya tidak masalah yang penting bisa bekerja sama untuk memajukan Kota Blitar,” pungkasnya. (Bam’s)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *