KOPERASI HARUS LAKUKAN TRANSFORMASI DAN INOVATIF IKUTI PERKEMBANGAN ZAMAN, JIKA MONOTON KOPERASI AKAN TENGGELAM

detikcyber.com, KAJEN –Hal ini disampaikan Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH., M.Si. di depan ratusan peserta mengikuti pembinaan pengawasan dan penghargaan koperasi berprestasi, program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi, di aula lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/2/2019).

Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH. M. Si. (foto : Leles)

Dalam acara tersebut Pemkab meminta agar koperasi bisa melakukan transformasi untuk mengikuti perkembangan zaman. Selain itu pihak Pemkab akan memberikan ruang untuk mengelola tempat wisata yang ada di Kota Santri.

Kepala Dinkoperindag UMKM, Ir.HB Riyantini. (Foto : Leles)

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Ir. HB. Riyantini menjelaskan, acara digelar guna meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi guna mendukung fisik misi mensejahterakan masyarakat.

Simak materi pembinaan : Anggota koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan tampak serius mengikuti pembinaan yang disampaikan oleh Bupati Pekalongan. ( foto : Leles)

“Ada 400 peserta yang hadir dalam acara, sementara untuk jumlah koperasi di Kabupaten Pekalongan ada 586. Dan yang aktif 385, 207 pasif dan yang mengajukan penghapusan 74 koperasi,” jelasnya.

Kabid Koperasi, H. Subandi S. Pd. M. Si. (foto : Leles)

Pihaknya berharap para pengurus koperasi bisa berlatih agar koperasi bisa lebih modern dan dapat bersaing di era milenial. “Untuk para pengurus kami tekankan untuk terlatih dalam hal menejemen serta pengawasan koperasi agar lebih baik kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si menerangkan, Kabupaten Pekalongan merupakan wilayah strategis untuk mengembangkan koperasi.

“Acara Ini manjadi salah momentum bagi kebangkitan koperasi di Kabupaten Pekalongan, dengan adanya koperasi kami optimis pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,28 persen menjadi 5,35 persen pada tahun ini,” ujarnya.
Bupati Asip menuturkan Koperasi bisa menjadi pemicu perekonomian dengan catatan harus melakukan modernisasi agar bisa mengikuti perkembangan zaman.

“Tak hanya itu pengurus koperasi juga harus belajar agar bisa mengembangkan pola bisnis baru. Kedepannya kami akan berikan pengelolaan wisata untuk koperasi, termasuk menempati pendopo lama jika sudah dibangun menjadi pusat bisnis nanti. Kami akan kami beri ruang di sana agar koperasi tetap menjadi tumpuan perekonomian , koperasi harus selalu inovatif,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Bidang Koperasi Subandi, S.Pd., M.Si. pada kesempatan itu menambahkan bahwa Bidang Koperasi proaktif menyelenggarakan pembinaan kepada koperasi agar koperasi tersebut lebih maju dan berkembang sehingga peningkatan kualitas sumber daya pengurus koperasi secara berkesinambungan terus ditingkatkan dan koperasi tersebut usahanya harus inovafif mengikuti perkembangan jaman.

Saya berharap koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan ini dapat berkembang dan maju usahanya sehingga dapat memberikan kesejahteraan pada anggotanya dan ini juga akan mengurangi angka kemiskinan jika koperasinya maju dan berkembang pesat , jelas Subandi. ( LELES -25 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *