Pembobol Brankas Swalayan Luwes Sragen 2.2 Miliar Ditangkap Polisi

detikcyber.com, SRAGEN – Usai Polres Boyolali menangkap sindikat pembobol ATM milik Bank Jatim di pintu gerbang tol Ngemplak Boyolali,  kini kasus hampir mirip juga terjadi.

Namun kali ini kasusnya adalah pembobolan Swalayan Luwes Sragen di jl Sukowati 386 yang menyebabkan kerugian miliaran rupiah.

Hanya dalam waktu 3 x 24 jam, komplotan pencuri itu berhasil ditangkap pihak Polres Sragen.

Polisi berhasil melacak jejak tiga maling itu setelah menemukan beberapa petunjuk.

Penjaga swalayan Luwes saat kejadian dalam kondisi tertidur lelap. Karena saat itu Sragen juga sedang gerimis,” kata Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Rabu (6/2/2018).

Lebih lanjut Yimmy mengungkapkan, jumlah total uang tunai yang berhasil dimaling oleh para pencuri sebanyak Rp 2,2 miliar.

Salah satu dari tiga pelaku bernama Supriyanto alias Gendon (35) merupakan otak pencurian adalah warga Dagen Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar. Sedang pelaku lainnya adalah Narwan (38) merupakan warga Karangmendeng desa Gebyog Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar dan Risang (21) warga Suruh Jetis Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar.

Adapun kronoligisnya pada Rabu (30/1/2019) malam sebelum swalayan Luwes tutup, Narwan masuk ke Luwes Sragen.

Namun Narwan tidak keluar meski para pengunjung dipersilakan keluar karena swalayan mau tutup. Malah sebaliknya dia berusaha bersembunyi di tempat permainan anak-anak yang berada di lantai dua Luwes,” terang AKBP Yimmy.

Kemudian pada dini hari ketika para penjaga malam terlelap tidur, Narwan melakukan aksinya dengan lancar.

Dengan mengergaji brankas yang berada di dalam kantor swalayan  Luwes Sragen. Sedang dua pelaku lainnya, yakni Supri dan Risang, bertugas mengawasi di luar swalayan.

Alhasil brankas berhasil dibuka, dan Narwan langsung memasukkan uang yang jumlahnya miliaran rupiah itu ke dalam tas yang sebelumnya sudah dipersiapkan.

Namun uang yang berada di brankas tersebut tidak saya ambil semua karena tasnya tidak muat,” aku Gendon di Mapolres.

Selain itu Narwan juga mengambil sejumlah jam tangan yang berada di salah satu etalase swalayan Luwes. Rencananya biar bisa ganti-ganti setiap hari,” aku Narwan yang kesehariannya bekerja menjadi tukang las.

Setelah berhasil menggasak uang dan sejumlah barang kemudian Narwan keluar Swalayan Luwes dengan menggunakan sepeda motor Revo yang juga milik swalayan Luwes. Disusul Supri dan Risang yang juga ikut kabur menyusul.

Namun menjelang pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB, penjaga Luwes yang tertidur pulas itu dibangunkan oleh pemilik warung hik yang berdekatan dengan swalayan. Lantaran curiga melihat pintu gerbang parkir Luwes sudah terbuka.

Kemudian mereka mengecek ke dalam swalayan Luwes dan mendapati brankas sudah dalam keadaan digergaji.

Berbekal petunjuk di TKP membuat petugas Polres Sragen kemudian menangkap Supri alias Gendon.

Sedang Narwan ditangkap di Hotel Mandiri Jalan RE. Kosasih, Parunglesang, Kota Banjar, Jawa Barat. Pelaku lainnya, Risang, ditangkap di rumahnya di Suruh Jetis.

Ketika kami tangkap para tersangka tidak melakukan perlawanan,” jelas Yimmy.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.

Menurut AKBP Yimmy, pelaku juga mengaku melakukan aksi serupa ditempat lain. Sedang TKP-TKP lainnya, kini masih dalam proses pengembangan polisi.

Terpisah, menejer swalayan Luwes, Mega saat dikonfirmasi detikcyber.com, Kamis, (7/2/19) membenarkan terjadinya pembobolan brankas milik swalayan Luwes.

Menurutnya pihak menejemen menyerahkan kasus ini ditangani Polres Sragen. Harapannya agar para pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya. (Wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *