Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Pengusaha, Satu Warga Menghilang

detikcyber.com, KARANGANYAR – Polres Karanganyar melalui Polsek Gondangrejo telah menetapkan GIY, warga Desa Karang Turi, Gondangrejo, Karanganyar atas kasus kekerasan terhadap Tarman alias Gondrong (45) pengusaha asal Dukuh Gunung Kendil RT 2/1, Desa Karang Turi, Gondangrejo. Namun saat ini, GIY dilaporkan kabur sejak kasus itu diproses oleh Polsek, (26/12/18),” demikian dikatakan oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi melalui Kapolsek Gondangrejo, AKP Riyanto.

Kapolsek menegaskan, penetapan GIY sebagai tersangka setelah dilaksanakan gelar perkara di Polres Karanganyar. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka namun belum dilakukan penahanan. Karena keberadaannya tersangka kabur dan belum diketahui tempatnya,” ucap Kapolsek, Rabu (26/12/18).

Meski demikian, proses hukum kasus itu tetap akan terus berlanjut. Perihal keberadaan tersangka, nantinya seandainya tertangkap dan divonis, maka yang bersangkutan juga akan menjalani hukuman sesuai dengan putusan.

“Berkas sudah P21 (lengkap) tinggal kita serahkan ke kejaksaan. Nanti tinggal menunggu, kalau masih ada kekurangan atau masih P-19,pasti jaksa akan member petunjuk,” terangnya.

Terkait kekecewaan korban yang memprotes soal penerapan pasal penganiayaan bukan pengeroyokan, Kapolsek menegaskan berdasarkan keterangan saksi-saksi, memang menyimpulkan bahwa pelaku pemukulan terhadap Tarman hanya satu yakni inisial GIY. Sedangkan teman-temannya yang datang, tak terbukti melakukan pemukulan tapi berusaha melerai.

“Yang perlu diketahui bahwa dari saksi-saksi yang kami mintai keterangan, termasuk istri dan anak korban semuanya nggak ada yang bilang menguatkan kalau dikeroyok. Waktu kami panggil untuk di-BAP saksi-saksi itu malah nggak mau datang. Apakah kami harus memaksakan pasal pengeroyokan ketika memang alat bukti dan keterangan saksi-saksi ternyata hanya satu orang pelakunya,” kata Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Aiptu Wayan.

Kapolsek juga menguraikan penerapan pasal 351 dan gelar perkara kasus itu, bahkan dilakukan di Polres dengan dipimpin langsung Kasat Reskrim bersama jajaran satuan terkait lainnya di Polres. Sehingga ia menjamin jika kepolisian serius dan memproses penanganan kasus itu secara prosedural. (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *