BNN Gelar Pemusnahan Narkotika

detikcyber.com, JAKARTA – Demi memerangi narkotika di Indonesia, pihak Badan Narkotika Nasional tak henti-hentinya melakukan penangkapan baik berskala kecil maupun besar. Hal itu dibuktikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menggelar pemusnahan barang bukti narkotik hasil dari enam kasus yang diungkap BNN selama dua bulan.

Pemusnahan tersebut dilakukan di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), bersama Ketua BNN Heru Winarko dan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari. Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya sebanyak 48.928,16 gram shabu, 33.218 butir ekstasi, dan 229.770,20 gram ganja. BNN telah menyelamatkan 392.759 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika di Indonesia,” ucap Winarko di gedung BNN, Jakarta, Senin (10/12).

Enam kasus yang berhasil diungkap oleh BNN beserta jajarannya sepanjang Oktober sampai November 2018 yaitu kasus pertama, , penangkapan seorang pria berinisial AR (31) yang ditangkap di parkiran kantor sebuah jasa ekspedisi Jalan Pandu Raya, Bogor Utara, Jawa Barat. AR kedapatan membawa sebuah paket berisi 937 gram narkotika jenis shabu,(2/10/18) .

Kasus kedua, , petugas BNN bersama Subdit Narkotika Bea & Cukai Pusat berhasil mengamankan dua orang pelaku yaitu MA (25) dan TA (29). Mereka kedapatan membawa kurang lebih 2 kg shabu di pertigaan lampi merah, Setia Budi, Medan, Sumatera Utara. (11/10/18) .

Kasus ketiga, pada, BNN menangkap dua orang pria berinisial AS dan SHA di Jalan Trans Sumatera Km.90 Bakauheni, Lampung. Keduanya kedapatan membawa 229.810,2 gram ganja menggunakan mobil pick up,(16/10/18).

Kasus keempat, , BNN menyita barang bukti narkotika jenis ekstasi asal Belgia sebanyak 3268 butir ekstasi dalam sebuah paket terdeteksi oleh mesin X-ray. BNN telah menetapkan pelaku berinisial BP yang tertulis sebagai penerima paket tersebut masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), ( 5/10/18).

Kasus kelima,. BNN bersama dengan Bea Cukai dan TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan narkotika sindikat internasional di perairan Langsa Aceh. Dalam kasus ini, BNN menyita kurang lebih 39.543,06 gram shabu dan 30.000 butir ekstasi atau MDMA, 7 dan 8 November 2018. “Empat orang tersangka berinisial SN, MU, MF dan MI ditangkap. Sementara itu, satu orang lainnya berinisial BU ditembak mati karena melakukan perlawanan.

Terakhir, BNN menangkap seorang pria berinisial SY di rumahnya di Kota Pekanbaru, Riau. BNN menyita kurang lebih 29 gram shabu. (10/11/18) ,” kata Winarko. (Dido)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *