Ribuan Ulat Misterius Serang Tanaman Padi Milik Warga

detikcyber.com, Gunungkidul –
Ribuan ulat misterius yang tidak diketahui namanya menyerang tanaman padi milik warga masyarakat Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul. Wargapun merasa resah dan kawatir takut gagal panen padi miliknya.

Warga setempat saat mengecek tanaman padi miliknya didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Subagiono. (Foto by Heri Subekti)

Namun kecemasan itu sedikit terobati oleh Bhabinkamtibmas Desa Nglindur Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul Aiptu Subagiono. Pasalnya pada hari Selasa (4/12/18) Bhabinkamtibmas tersebut mendatangkan tim penyuluh pertanian Kecamatan Girisubo yang diwakili Wagita Spt untuk meninjau lokasi dan memberikan penjelasan kepada warga yang tanaman padinya diserang ulat misterius tersebut.

“Selama ini warga selalu resah dan membuat penasaran saya selaku Bhabinkamtibmas di Desa Nglindur. Ternyata selama ini warga masyarakat membicarakan masalah ulat yang dianggap misterius,ulat yang keluarnya malam hari dan memakan tanaman padi milik warga, demikian ujar Polisi yang dikenal ramah tersebut kepada awak media detikcyber.com .

Wagito Spt yang mewakili Kantor DinascPertanian Dan Penyuluhan Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul menjelaskan bahwa tahun ini memang hama petani berupa ulat, masyarakat dihimbau agar jangan salah memilih obat yang akan disemprotkan ke tanaman yang diserang ulat tersebut. Karena disinyalir masyarakat menyemprotkan obat pembunuh rumput justru setelah rumput mati malah tanaman padi yang diserang ulat kutul,ulat yang dianggap misterius oleh masyarakat tersebut. Memang ulat jenis ini keluarnya malam hari dan kalau siang hari ulat tersebut bersembunyi di bawah tanah.” ujarnya.

” Masyarakat jangan asal menyemprotkan obat kimia yang untuk membunuh rumput,karena bisa saja setelah rumput mati justru tanaman padi nantinya yang akan diserang hama ulat tersebut,”

Salah satu petani yang tanamanya juga diserang hama ulat, sebut saja Wiyarsih, mengaku sebelumnya memang sudah ada sosialisasi di balai Desa,agar tidak menyemprotkan jenis obat yang bisa membunuh rumput tapi Wiyarsih tidak mengindahkan himbauan dari Dinas Pertanian dan penyuluhan,

” Dari sekian banyak petani yang tanamanya paling parah diserang hama ulat hanya milik saya pak,”pungkanya. (Heri subekti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *