Bupati Lutim Ingatkan PT.Vale Terkait Sinkronisasi Program

detikcyber.com,SULSEL – Bupati Luwu Timur, Thorig Husler mengingatkan PT.Vale Indonesia dengan  memberikan dua catatan penting terkait sinkronisasi program kerja yang selama ini dilakukan perusahaan nikel asal Brasil yang beroperasi di wilayah Luwu Timur tersebut.
Catatan tersebut disampaikan Thorig Husler ketika  permembuka Rapat Koordinasi (Rakor) antara Penkab Luwu Timur  dengan Manajemen PT. Vale Indonesia terkait pemaparan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2019 PT. Vale Indonesia di Aula Rumah Jabatan Bupati Lutim, Malili,Kamis (22/11).

Rakor ini dihadiri pula oleh Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, H. Amran Syam, Presiden Direktur PT. Vale Indonesia, Nico D. Canter dan Jajaran SKPD terkait serta Camat di Wilayah Pemberdayaan PT. Vale Indonesia.

Dalam arahannya Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengatakan, sudah menjadi kewajiban perusahaan yang beroperasi disuatu daerah untuk memaparkan RKAB kepada Pemerintah setempat, agar RKAB perusahaan dapat disinkronkan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, sehingga program yang direncanakan tidak terjadi tumpang tindih utamanya program yang bersentuhan dengan masyarakat, seperti program pemberdayaan masyarakat.
Keberadaan PT. Vale Indonesia di Kabupaten Luwu Timur , lanjut Husler telah memberikan kontribusi yang cukup baik bagi perkembangan daerah, program pemberdayaan masyarakat atau CSR PT. Vale yang digagas bersama dengan Pemda disektor pertanian, pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga padat karya telah memberikan andil yang cukup baik dalam membantu Pemda menyelesaikan berbagai macam agenda pembangunan.

Namun demikian, Pemerintah Daerah memberikan beberapa catatan sebagai bentuk perhatian dan harapan agar pola hubungan yang selama ini bisa menjadi lebih baik.
Catatan pertama, Pemda berharap agar PT. Vale tetap mendorong peningkatan SDM lokal dibidang pendididikan dan memberikan ruang dan kesempatan yang sama untuk menyerap tenaga kerja lokal hingga ke level atas.
Cattaan kedua, agar program CSR PT. Vale lebih dimaksimalkan lagi, mengingat masih banyak sektor-sektor potensial yang berada di wilayah pemberdayaan PT. Vale Indonesia sangat membutuhkan investasi.

“Saat ini Pemda sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan dimensi semua sektor dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat, jika hanya mengharapkan Pemerintah semata tanpa dukungan dunia usaha, tentu hal ini sulit dilakukan. Olehnya itu, dukungan segenap stakehoder khususnya PT. Vale Indonesia sangat diharapkan,” pesan Husler.

Sementara Presiden Direktur PT. Vale Indonesia, Nico D. Canter dalam paparannya mengatakan, semua aspek yang terangkum dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2019 diantaranya, tentang rencana pemasangan tanda batas, neraca sumber daya dan cadangan mineral, rencana kegiatan ekplorasi, infrastuktur penambangan, operasi pengolahan dan pemantauan lingkungan, tenaga kerja dan pelatihan, rencana pengembangan masyarakat, keuangan dan penerimaan negara serta laporan investasi.

Dari hasil paparan tersebut, dilanjutkan dengan diskusi panel yang memberikan beberapa saran dan masukan terkait dengan paparan yang disampaikan sebelumnya. (Yul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *