MEMBANGUN DAN MEMUPUK CINTA SENI BUDAYA BAGI SISWA SMP

– Dindikbud Gelar Kemah Seni Budaya

detikcyber.com, KajenDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Kemah Seni Budaya bagi siswa seluruh SMP di Kabupaten Pekalongan, di Lapangan Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Senin (5/11/2018) sore.

Bupati Pekalongan :
H. Asip Kholbiihi, SH.,M.Si. ( foto : Leles )
Sekretaris Dindikbud : Susanto Widodo,SE., M.Si. Atk ( foto : Leles )

Kegiatan tersebut menurut Sekretaris Dindikbud, Susanto Widodo, SE., M.Si. Akt., untuk lebih mengenalkan seni budaya kepada siswa, karena dalam kegiatan kemah siswa akan diberikan kegiatan guyub rukun, pagelaran wayang pendidikan, pelatihan seni budaya, permainan rakyat, diskusi dan lainnya.

“Ini untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni budaya di kalangan siswa SMP di Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini tak lepas dari dukungan semua pihak, diantaranya MGMP Seni Budaya, kepala sekolah, PMI, dan pihak lainnya,” kata Susanto Widodo.

Kemah seni budaya dibuka dengan kegiatan kesenian gamelan yang dimainkan oleh pelajar SMP, serta dimeriahkan gerakan atraktif tari kreasi Janger Nusantara dari siswa SMP Negeri 1 Karanganyar setempat.

Pada kesempatan kegiatan yang dihadiri oleh Sekda Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM dan  Asisten  I Pemerintahan Drs. Ali Riza., M.Si. Asisiten II Hari Suminto, SH., MH.,   Kepala  Bappeda Litbang Ir. Bambang Irianto, M.Si.,  Inspektur Inspektorat Drs. H. Umaidi, M.Si.,   Kepala Dinas Perkim LH Ir. Trinanto, AM.,

Kemah Budaya dibuka : Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, ASH., M.Si didampingi Sekda Dra. Mukaromah Syakoer, MM dan Sekdin Pendidikan dan Kebudayaan Sutanto Widodo, SE., M.Si.,Atk memukul kentongan sebagai tanda dibukanya Kemah Budaya tahun 2018 di Lapangan Kulu, Kec. Karanganyar ( foto : Leles )

Kepala  Dinkes Setiawan Dwi Antoro, SKM., M.Kes.  Kepala Dinhub Drs. A. Muchlisin, Ka. Dinporapar  Ir. M. Bambang Irianto, M.Si.,  dan OPD  lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan sosial seperti kemah budaya sangat penting untuk membekali anak-anak dalam berjuang di tengah pergaulan globalisasi.

“Saya berpesan kepada kepala sekolah dan guru, mencari terobosan inovasi baru agar materi yang diajarkan, baik formal, non formal setidaknya disesuaikan dengan generasi z, generasi yang lahir sejak tahun 1990 an,” tandas bupati.

Hal itu dikarenakan anak sekarang berdasarkan penelitian sosiolog, terkena fenomena asosial, yakni

Tanda peserta : Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH., M.Si mengikatkan ikat kepala secara simbolis kepada siswa –siswi SMP peserta Kemah Budaya. ( foto : Leles )

anak-anak tercerabut dari akar sosial, baik di keluarga maupun masyarakat. “Anak-anak sekarang berada di zaman tanpa batas, ini butuh kearifan kita, agar anak tidak melupakan akar budaya dan akar sosial,”terang Asip.

Dijelaskan, banyak anak-anak di luar negeri belajar budaya Indonesia, seperti gamelan, akan tetapi anak-anak Indonesia justru dijauhkan dengan budaya adiluhung terebut. Sehingga, menanamkan rasa cinta budaya, cinta tanah air, dan kembali lagi ke alam yang menjadi spirit gaya hidup guyub, rukun, toleran, teposliro, sangat penting dilakukan.

“Sekolah harus menjadi tempat bersemainya kembali budaya-budaya asli kita. Dimana-mana orang kembali ke akar budayanya. Seperti kegiatan kemah budaya itu sangat tepat sekali dilakukan pada era zaman milenial seperti sekarang ini,” jelas bupati. ( LES – 25 )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Exiting Little Pharma | VHS MIDNIGHT STYLE | Cyber Dream Records where can u buy steroids can you really buy anabolic steroids online, buy dianabol blue hearts uk - heroes past and present HSA warns about 2 'health' products that contain steroids, dangerous steroids usa online 'pharma bro' martin shkreli denied release from prison to work on coronavirus cure