Tanpa Ribet Melalui Sistem OSS, Urus Izin Usaha di Kabupaten Blitar Bisa Dari Mana Saja

detikcyber.com, BLITAR -Seiring canggihnya teknologi, mengurus izin usaha di berbagai daerah di Indonesia kini semakin mudah. Terlebih baru-baru ini pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menerapkan pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau dikenal OSS (Online Single Submission ).

Sejak dilaunching, pelayanan tersebut diwajibkan untuk diterapkan oleh seluruh daerah di Indonesia. Di Jawa Timur,khususnya di Kabupaten Blitar merupakan salah satu daerah yang kini sudah menerapkan layanan terintegrasi secara online itu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar, Drs Rully Wahyu Prasetyowanto ME.(Foto By : Anton)

Kini, mengurus izin di Kabupaten Blitar semakin praktis tanpa ribet. Mengurus izin dapat dilaksanakan secara praktis, mudah, dan cepat. Tak harus perlu datang ke kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPTSP), urus izin usaha dapat diinput dari mana saja sepanjang ada jaringan internet. Dengan catatan, data yang seharusnya diinput sudah lengkap, demikian dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar, Drs Rully Wahyu Prasetyowanto ME kepada detikcyber.com, Senin (29/10) di Kantornya.

Dijelaskan oleh Rully, mengacu dasar hukum PP No 24 tahun 2018 disahkan tertanggal 21 juni 2018 yang dilaunching oleh Presiden Jokowi pada 9 Juli 2018 lalu, meski banyak daerah yang belum menerapkan layanan tersebut, di Kabupaten Blitar pada pertengahan bulan Agustus 2018 sudah menerapkan OSS.

Menyadari karena sistem OSS ini terbilang baru, pihaknya juga melakukan pendampingan dalam rangka mengurus perijinan usaha melalui sistem OSS ini dikantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPTSP)Kabupaten Blitar. Para pelaku usaha baik perorangan maupun badan usaha dan badan umum untuk melakukan input data. Sehingga masyarakat yang datang baik dari perorangan / perusahaan disarankan menginput data-data perusahaannya. Untuk perorangan cukup KTP, NIB (Nomor Induk Berusaha) dan NPWP, ijin usahanya sudah bisa direalisasi dalam waktu satu jam. Namun jika salah satunya bermasalah maka secara otomastis akan ditolak oleh system. Dengan cara mempunyai email masuk ke password, user name masuk ke login makaijin usaha sudah jadi,” jelasnya.

Bahkan sistem OSS ini sudah terintergrasi dan terkonek dengan kementrian lembaga pemerintah yang lainnya, termasuk didalamnya Kantor Bea Cukai, dan KPP Pratama. Termasuk NIB berfungsi sebagai hak akses kepabeanan, dan print outnya selembar kertas yang ada logo Garuda dan barcodenya tidak ada tandatangan dari pejabat yang bersangkutan.Barcode ini jika kita lihat disitus OSS nantinya akan kelihatan pemegang data perusahaan.

Penerapan sistem OSS ini masih menurut Ruly, pihak perbankan juga sudah diajak koordinasi termasuk diberikan surat edaran. Artinya, pihak perusahaan yang telah melakukan perijinan melaui OSS ini, pihak perbankan tidak ragu lagi akan pemilik ijin usaha yang resmi,” paparnya.

Menurutnya, Di Kabupaten Blitar terdapat 20 sektor usaha yang merupakan obyeknya sudah masuk ke sistim OSS ini, termasuk perdagangan, perindustrian, perhubungan, kesehatan dan lain sebagainya. Terkecuali ijin pertambangan dan perbankan tidak masuk OSS.

Disinggung soal masa berlaku perijinan, Ruly menambahkan, asal masa berlaku perijinan sepanjang tidak ada perubahan kegiatan dan perluasan usahanya. Namun jika nantinya tim teknis pengawasan dilapangan menemukan ijin usahanya yang berbeda atau tidak sesuai maka akan dilakukan sangsi dari teguran hingga pencabutan ijin. Yang lebih dititik beratkan dalam hal ini adalah pengendalian dari tim teknis,” tegasnya.

Untuk menghilangkan calo, mengurus perijinan melalui sistim OSS di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar adalah free tidak dipungut biaya alias gratis, kecuali yang terkena restribusi daerah pengurusan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), ijin lokasi, ijin lingkungan gratis.

Harapan Rully kedepan, pihaknya akan mencari formula utuk mempermudah pelayanan sistem OSS kepada masyarakat agar aksesnya dipermudah. Salah satunya progam OSS JOS atau jemput OSS, tim akan turun ke wilayah atau ke komunitas usaha.

Hal ini direalisasikan di Desa Panggungrejo Kabupaten Blitar sudah dibuktikan pengurusan ijin melalui OSS hanya dalam waktu sejam jadi ijin usahanya. Selain di Desa, diterapkan pula di Kecamatan dengan program disebut Caping OSS ( Kecamatan Pendamping OSS),” terang Drs Rully Wahyu Prasetyowanto ME Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blitar.

Layanan yang semakin mempermudah investor ini diharapkan mampu menarik lebih banyak lagi investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Blitar. Sementara bagi pengusaha yang masih merasa kesulitan ketika harus mendaftar secara online, dapat langsung datang ke DPMPTSP dan akan mendapat bantuan pendampingan dari staff yang bertugas.”Kami sudah siapkan staff khusus operator untuk membantu para pengusaha yang merasa kesulitan. Jadi monggo bisa datang ke kantor kami untuk yang kesulitan,” jelas Rully.

Lebih jauh dia menyampaikan jika kemudahan melalui berbagai inovasi akan terus dilakukan. Karena sebagaimana yang telah diamanatkan, masyarakat dan pengusaha berhak untuk mendapat jaminan hukum dan layanan yang aman dan nyaman.”Kita nggak boleh ketinggalan. Ketika ada kecanggihan melalui elektronik, maka kita harus manfaatkan,” pungkasnya. (Anton)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *