KPK : Suap dan Gratifikasi Jerat Bupati Cirebon

detikcyber.com, JAKARTA– Sunjaya Purwadi Sastra Bupati Cirebon uang dijerat oleh KPK disinyalir menerima uang suap terkait jual beli jabatan di Kabupaten Cirebon. KPK sukses menyita barang bukti berupa uang tunai hingga bukti perbankan.

Bukti berupa saat operasi tangkap tangan (OTT), tim KPK sukses menyita uang tunai sebesar Rp 116 juta dan bukti rekening tertera senilai Rp 6.425.000,” demikian dikatakan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers pada Kamis (25/10).

Alexander menyebut uang yang disita sekitar Rp 385 juta itu sudah diidentifikasi sebagai dugaan suap yang terdiri dari Rp 100 juta dari Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto dan Rp 125 juta dari beberapa pejabat lain. Sisa dari uang yang disita kini masih diidentifikasi KPK asal usulnya.

Waktu yang sama tim KPK menunjukkan barang bukti uang suap itu. Tampak uang yang dikembalikan dari asisten Sunjaya sekitar Rp 269 juta terdiri dari pecahan uang Rp 5 ribu dan Rp 20 ribu yang dibungkus karung tepung. Terlihat pula pecahan uang Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu dalam bungkus berbeda.

Namun dalam perkara ini baru bupati Cirebon dan Gatot yang dijerat KPK sebagai tersangka. Namun tidak menutup kemungkinan aka nada tersangka lainnya,” ungkapnya.

Selain suap, bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra juga disangkakan penerimaan gratifikasi. (Dido)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *