Kantor Pusat Garda Jokowi di Resmikan di Solo

detikcyber.com, SOLO – Kantor Pusat Sukarelawan Garda Jokowi resmi dibuka oleh Antasari Azhar SH MH pada Minggu (21/10) di Solo, tepatnya di Kl,DI Panjaitan No 33. Hadir dalam acara tersebut diantaranya, aktor kawakan Pong Harjatmo, Beng Mintosih, Agus Utomo, Efendi Siahaan, Hengky Nartosabdo, Budi Slamet Suryanto, dan Sekretaris Jenderal Garda Jokowi Baningsih, serta ratusan santri dari Pondok Pesantrean Yatim Al Ikhsan yang dipimpin KH Ali Pono alias Mbah Leppo.

Antasari Azhar dan artis kawakan Pong Harjatmo (kanan) ketika hadir dalam acara Rembuk Nasional LSM GAKI , Di Solo 25 Agustus yang lalu.

Selanjutnya, Antasari Azhar yang juga merupakan Dewan Pembina LSM GAKI (Gerakan Anti Korupsi Independen) bersama istrinya menggunting untaian bunga sebagai tanda peresmian secretariat Garda. Acara dilanjutkan zikir dan tahlil dengan mengundang para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ikhsan Mojosongo, Solo, yang dipimpin oleh Mbah Lepo.

Ratusan warga sekitar memadati lokasi acara sambil menerima kaos dari panitia bertuliskan Garda Jokowi.

Dalam sambutannya , Antasari mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengatakan peresmian itu dilakukan di Solo pada hari yang cerah. Karena Kota ini merupakan kota kelahiran Jokowi. Dirinya berharap cerahnya hari itu sama dengan cerahnya hasil Pemilu Presiden 17 April 2019 mendatang.

Selain itu Antasari juga berharap kantor sekretariat Garda Jokowi ini bisa menjadi tempat berinteraksi dan menciptakan program untuk kepentingan masyarakat. Kantor itu bukan semata merupakan kantor sukarelawan, tetapi juga merupakan kantor rakyat. ”Siapa dan kapan pun rakyat ingin mampir, untuk berinteraksi, silahkan,” katanya.

Antasari menyampaikan ada beberapa pengurus DPP yang tak hadir karena benturan dengan kegiatan mereka masing-masing. Namun, setelah peresmian, sekretariat itu akan digunakan untuk rapat pleno DPP Garda Jokowi mempersiapkan program. ”Tujuan kami jangka pendek bagaimana orang yang kami kagumi Jokowi bisa kembali memimpin republik ini untuk kedua kalinya,” kata Antasari.

Dijelaskan Antasari, Garda Jokowi bertekad memenangkan Jokowi yang berpasangan dengan Maruf, karena selain kinerja Jokowi sebagai Presiden sudah terbukti membawa kemajuan bagi bangsa ini, mantan Walikota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta itu juga bersih dari korupsi.“Produktif saja tidak cukup, tetapi harus bersih,” tandasnya.

Pong Hardjatmo artis kawakan yang didapuk sebagai Ketua Departemen Seni Budaya Garda Jokowi, menyampaikan organisasi sukarelawan ini akan menyasar Semarang dan Kota Bandung. Garda Jokowi memang memiliki program untuk menggerus pemilih di basis pemilih Prabowo Subianto pada 2014.  Pada 25 Oktober nanti kami akan deklarasi dan pelantikan cabang Kota Bandung,” katanya.

Garda Jokowi adalah organisasi relawan pendukung petahana Presiden Jokowi yang berpasangan dengan Ketua Umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Garda Jokowi didirikan Antasari beserta sejumlah tokoh politik seperti Sumaryoto Padmodiningrat, mantan anggota DPR RI dari PDIP, yang kemudian “didapuk” sebagai Ketua Dewan Pembina Garda Jokowi.(BMS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *