BUPATI PEKALONGAN BANGUN PASAR RAKYAT GRATIS

Gunakan Anggaran Rp 5 Miliar

detikcyber.com, KAJEN-Langkah pasangan  Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH., M.Si. bersama Wakil Bupati Pekalogan   Ir. Arini Harimurti dalam membangun  dan memajukan perekonomian masyarakat patut diapresiasi, hal ini  dibuktikan  dalam satu tahun ini membangun pasar rakyat gratis,  Setelah melakukan pembangunan empat

Peletakan batu : Bupati Pekalongan ketika peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Pasar Rakyat Doro ( foto : Leles )

pasar di Kabupaten Pekalongan, masing-masing Kedungwuni, Pasar UMKM Wonopringgo, Pasar Bligo dan Pasar Pekajangan, Kamis (18/10/2018), Pemkab melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dinperindagkop UKM) membangun Pasar Rakyat Doro.

Pembangunan Pasar Doro yang dilakukan atas tanah eks terminal angkutan setempat, secara resmi dilaksanakan melalui kegiatan peletakan batu pertama oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dan disaksikan para pedagang serta masyarakat setempat.

Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH., M.Si. ( foto : Leles )
Ir. Hurip Budi Riyantini : Kepala Disperindagkop dan UMKM ( foto : Leles )

Pada kesempatan itu Bupati melakukan interaksi langsung dengan pedagang dan masyarakat, membagikan jajan pasar serta tumpeng peresmian dimulainya pembangunan. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat terlibat secara langsung dengan program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Karena ini niatnya memang menata pasar

Dampingi Bupati : tampak para Kepala Dinas dan Kabag ketika mendampingi Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi pada peletakan Batu pertama pada pembangunan pasar rakyat Doro. Dari kiri ke kanan : Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Supriyadi, SE., MM. Ka. Dinas PM PTSP dan NAKER Edy Herijanto, S.Sos , Inspektorat Drs. H. Umaidi, M.Si., dan Kepala BAPPEDA Litbang Ir. Bamabang Iriyanto, M.Si.( foto Leles )

di Doro, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, agar pedagang lebih nyaman, kemudian masyarakat senang karena memiliki pasar bagus, dan terjadi transaksi baik, memberikan keuntungan kepada semua pihak yakni masyarakat,” kata bupati.

Karena itu bupati meminta masyarakat untuk ikut menjaga pelaksanaan kegiatan pembangunan pasar, agar semuanya berjalan dengan baik. Kemudian rekanan juga dapat menjaga lingkungan serta melakukan pekerjaan selama 90 hari kerja tersebut dengan hasil bagus.

“Semoga tidak ada halangan karena sekarang ini sudah mau masuk musim hujan. Makanya pekerjaannya dipercepat tapi memperhatikan hasil kualitasnya,” ungkap Asip.

Dengan dilaksanakannya pembangunan Pasar Doro, di tahun 2018 Pemkab Pekalongan telah membangun lima pasar, masing-masing Pasar Kedungwuni senilai Rp 26 miliar, Pasar UMKM Wonopringgo Rp 6,8 miliar, Pasar Bligo dan

Pekajangan Rp 5 miliar, serta terakhir Pasar Doro Rp 5 miliar.

Kepala Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan, Ir. Hurip Budi Riyantini, menambahkan secara keseluruhan Pasar Doro memiliki luas 8.100 m2, sedangkan luas pasar yang dibangun di atas lokasi eks terminal angkutan seluas 1.416.605 m2.

“Jumlah pedagang Pasar Doro secara keseluruhan 1.048, sedangkan pedagang yang akan menempati pasar yang sedang dibangun sebanyak 219 pedagang. Pasar ini memiliki kios 36 unit, los 180 unit, dengan fasilitas 4 unit toilet, ruang laktasi 1 unit, ruang pendingin 1 unit, musala 1 unit, klinik 1 unit, serta ATM center 1 ruangan,” tambah dia. ( LES — 25 )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *