Aktivis Anti Korupsi VS Bupati Blitar, Pengacara  Terpanggil Melakukan Advokasi Hukum Dampingi Terlapor

detikcyber.com, BLITAR – Pegiat anti korupsi Blitar Mohammad Triyanto, pasca dilaporkan oleh Pemkab Blitar atas dugaan menyebar berita bohong di media sosial, mendapat advokasi hukum pengacara M. Sholeh, untuk melakukan perlawanan hukum terhadap Bupati Blitar Drs Rijanto MM.

Menurut M. Sholeh, kasus kliennya tersebut bernuansakan politik yang kental dari pada persoalan hukum. Karena diduga pengusutan tersebut untuk membungkam isu korupsi yang selama ini sering disuarakan oleh kliennya di Kabupaten Blitar. Untuk itu dirinya merasa terpanggil melakukan advokasi hukum terhadap Triyanto.”katanya.

Selain itu dugaan semakin kuat ketika dirinya menemukan beberapa kejanggalan terkait surat panggilan yang dikeluarkan oleh Polres Blitar.Makanya harus dilawan,” tandasnya.

M Sholeh menambahkan, menurut rencana dirinya bersama aktivis anti korupsi, Triyanto akan memenuhi panggilan Polres Blitar, Senin depan (22/10/2018 ). Pasalnya sesuai surat panggilan dari Polres Blitar hari Sabtu (20/10/2018), namun kliennya belum bisa memenuhi panggilan dikarenakan belum berada di Blitar. Hal itu dirinya sudah berkoordinasi untuk meminta pengunduran jadwal pemeriksaan pada Senin (22/10/2018) depan,” jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan, Bupati Blitar dan salah satu staff Dinas PUPR Kabupaten Blitar, serta Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto digegerkan oleh adanya surat panggilan dari KPK.

Namun setelah dikonfirmasi ke lembaga antirasuah KPK, surat panggilan itu ternyata palsu. Akhirnya Bupati Blitar melaporkan dugaan penyebaran berita bohong tersebut ke pihak Polres Blitar. (Anton Sultan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *