Bupati Tutup Tambang Liar

detikcyber.com, PURWOREJO – Puluhan penambangan liar di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah membuat bupati turun tangan langsung meninjau lapangan. Hasilnya, beberapa daintaranya yang menyalahi aturan langsung ditutup dan tidak diperbolehkan beroperasi.

Sedikitnya 5 titik penambangan batu andesit yang berada di sekitar jalan Purworejo-Yogyakarta masuk wilayah Desa Hargorojo, Krendetan, dan Bapangsari, Kecamatan Bagelen didatangi secara langsung oleh forkopimda yang dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian pada Senin (8/10/2018).

Hasilnya ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh penambang,” terang Agus Bastian. Bupati mengatakan, pelanggaran yang dilakukan oleh penambang antara lain penambangan tidak sesuai dengan koordinat, penambangan tanah yang tidak sesuai izin, hingga penambangan tak berizin.

Atas pelanggaran itu, bupati bertindak tegas dengan menutup langsung penambangan tersebut dan tidak diperbolehkan beroperasi. “Kita tertibkan penambang liar, semua ada aturannya jangan seenaknya sendiri. Tadi ada beberapa yang melanggar, izinnya ambil batu andesit tapi praktiknya juga nambang tanah, ini kan tidak boleh, dan masih ada beberapa pelanggaran lainnya terkait koordinat, jam kerja. Jadi mulai hari ini langsung kami setop, kami hentikan. Untuk yang sudah berizin tetap kami awasi dan akan kami pasang CCTV agar tidak terjadi kecurangan,” tandasnya.

Sementara itu, Irwan Edhie Kasi Pengawasan dan Pengendalian ESDM Propvinsi Jateng Wilayah Serayu Selatan, mengatakan bahwa di Purworejo terdapat sekitar 30 titik penambangan. Namun hanya beberapa yang sudah mengantongi izin operasi.

Menurunya, pelanggaran tersebut seharusnya sudah bisa ditindak oleh pihak kepolisian. Sementara ini, sebuah alat berat sudah disita dan dibawa ke kantor ESDM.

Mengacu undang-undang No 4 tahun 2009 tentang minerba pasal 158. Kalau nekat melanggar sanksinya denda maksimal 10 milyar dan 10 tahun penjara. Dan yang menangani harusnya polisi, jelas sudah ada pelanggaran polisi segera bertindak cepat,” pungkas Irwan.(Wira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *