Pengeroyokan Berujung Maut, 6 Orang Diamankan

detikcyber.com, KEDIRI – Lantaran dipicu dendam, sejumlah orang ditangkap oleh Polres Kediri. Psalnya, keenam orang diamankan setelah mengeroyok seorang pria hingga mengakibatkan meregang nyawa. Dendam pribadi adalah alasan utama para tersangka melakukan pengeroyokan.

Korban pengeroyokan tak lain adalah Imam Suwondo (33), merupakan warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Sedang para tersangkanya diantaranya, Endri Prasetyo, Candra Aditya, Ahmad Jainuri Sugiono, Muhamad Rizal dan Agus Setiawan. Semua tersangka merupakan warga Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Pengeroyokan terjadi pada Sabtu, (29/9/2018) di Jalan Desa Turus, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Korban, baru pulang dari menonton kesenian jaranan pukul 01.00 WIB. Saat ngopi di warung, korban melihat ada puluhan orang sedang berkumpul dan melempar batu. Korban bermaksud melerainya.

Namun apes, korban justru menjadi bulan-bulanan belasan pemuda yang mengamuk. Korban dipukul dengan menggunakan kayu, batu dan batang bambu hingga korban meregang nyawa. Karena korban mengalami luka dibagian  kepala.

“Mereka ini awalnya nonton kesenian Jaranan, sepulang dari nonton terlibat tawuran dengan kelompok lain. Namun korban berusaha melerai tapi justru sebaliknya menjadi korban pengeroyokan,” demikian dikatakan Kapolres Kediri, AKBP Ronny Faisal Saiful Faton Selasa, (2/10/2018).

Hasil pemeriksaan, tersangka melakukan pengeroyokan selain dipengaruhi miras, juga akibat dendam. Pada minggu sebelumnya usai menonton Jaranan, para pelaku juga terlibat tawuran dan diduga korban juga sempat terlibat baku hantam dengan pelaku.

,” imbuh Kapolres.

Polisi berhasil mengamankan dari tangan pelaku barang bukti berupa dua buah bambu, belasan batu bata, dan paving serta pakaian yang digunakan pelaku saat pengeroyokan.

Polisi kini sudah mengamankan 6 tersangka, dan 3 orang tersangka lainnya dinyatakan buron. Atas perbuatannya, pelaku diancam pasal 170 KUHP, hukuman pidana 12 tahun.( Okta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *