KPK Sita 10 Bidang Tanah Milik Tersangka Korupsi Termasuk Bupati Tulungagung

detikcyber.com, TULUNGAGUNG – Lembaga antirasuah KPK menyita sejumlah aset tanah dan bangunan milik tiga tersangka dugaan suap, termasuk Bupati Tulungagung nonaktif, Syahri Mulyo.

Informasi yang dihimpun dari penyidik KPK yang turun langsung ke Tulungagung, jumlah aset para tersangka yang disita berupa 10 bidang tanah. Namun yang akan dipasangi papan penanda penyitaan hanya di 8 titik.

Dipasang dua papan penanda penyitaan di dua bidang tanah yang berada di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung serta dua titik di wilayah kota. Rencananya, KPK akan kembali melakukan pemasangan empat papan pengumuman lain pada Jumat (28/9/2018).

Pada papan tersebut tertulis dasar penyitaan adalah tiga surat perintah penyidikan nomor Sprin.Dik/91/DIK.DD/01/06/2018; Sprin.Dik/91/DIK.DD/01/06/20187 serta Sprin.Sita/112/DIK.01.05/01/06/2018 tertanggal 7 Juni 2018.

Sementara itu Hasan Malik Kepala Desa Jeli Kamis (27/9/2018), mengatakan dua aset tanah yang disita KPK dari wilayahnya diduga milik tersangka Sutrisno, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung.

Terkai berapa luasnya, saya tidak tahu, karena proses jual-beli tidak melalui desa, melainkan langsung melalui notaris. Yang satu itu atas nama kepemilikan milik Hanadi merupakanadik ipar dari Sutrisno,” terang Hasan.

Sedangkan satu bidang tanah yang lain juga bukan atas nama Sutrisno, melainkan Dwi Basuki, merupakan rekan Sutrisno. Kedua bidang tanah tersebut dibeli dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun terakhir.

Aset dari ketiga tersangka yang disita saat ini, milik bupati nonaktif Syahri Mulyo, Kepala Dinas PUPR Sutrisno dan pengusaha Agung Prayitno. Ketiganya saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di KPK. (Okta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *