Pesta Miras, Gadis Di Bawah Umur Diperkosa 6 ABG

detikcyber.com, PASURUAN – Seorang gadis di bawah umur yang masih duduk di bangku SMA asal Kabupaten Pasuruan menjadi korban pencabulan dan pemerkosaan oleh 6 ABG yang lagi berpesta miras oplosan. Satu di antaranya merupakan kekasih korban.

Aksi pemerkosaan ini berawal ketika sang kekasih yang diketahui berinisial CH mengajak korban jalan-jalan. Di tengah perjalanan, CH mengajak korban untuk mampir ke rumahnya untuk beristirahat.

Setelah melepas lelah, pelaku mengajak korban mampir ke rumah temannya, MJ (17) yang sedang menggelar pesta miras oplosan bersama 4 temannya,” terang Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso, Kamis (20/9/2018). Mengetahui ada pesta miras, korban sempat meminta diantarkan pulang, namun ditolak CH. Bahkan korban dibujuk oleh para tersangka untuk ikut pesta miras bersama.

“Korban menolak, hingga dipaksa akhirnya korban mau membuka mulutnya. Korban dicekoki miras beberapa kali, hingga akhirnya korban tak sadarkan diri,” jelas Budi.

Dalam pengaruh miras itulah para tersangka melampiaskan nafsunya kepada korban secara bergiliran. Setelah diperlakukan dengan keji, korban lantas diantarkan pulang. Korban pun menceritakan kejadian itu Kepada orang tuanya. Orang tua korban langsung melapor ke polisi hari itu juga. Begitu laporan kami terima, kami langsung melakukan penyelidikan dan menangkap 4 orang diantaranya, Mj (17), CH (14), Fahrur Rozi (32) dan SA (17) . Sedang dua orang lagi masih dalam pengejaran,” terangnya.

Namun dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pemerkosaan terhadap korban dilakukan oleh 5 orang, yaitu MJ, SA, Fahrur Rozi dan 2 pelaku yang belum ditangkap. Sedangkan CH, pacar korban, hanya melakukan pencabulan terhadap korban.

“CH ini hanya memegang dan menciumi, sedangkan 5 temannya menyetubuhi,” terangnya.

Polisi juga menegaskan pengakuan para tersangka tak bisa menghapus tanggung jawab pidana atas perbuatan mereka, terutama karena korban masih di bawah umur. Para tersangka tetap diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.”Mereka harus bertanggung jawab secara hukum. Polisi juga mengimbau dua tersangka lainnya untuk menyerahkan diri,” tegas Budi.

Saat ini, tersangka telah ditahan di Unit PPA Polres Pasuruan untuk menjalani proses penyidikan dan akan dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 UU/RI/35/2014 tentang perlindungan anak. Sedangkan CH karena masih di bawah umur, akan dijerat dengan pasal 82 ayat 1 UU/RI/35/2014 tentang perlindungan anak.(Rein)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *