Ketua Ikadin Solo : Meminta Polisi Mengamankan Acara Ahmad Dhani

detikcyber.com, SOLO – Tarik ulur cara jalan sehat yang menghadirkan Ahmad Dhani dan Neno Warisman serta beberapa tokoh di Solo tak diberi izin oleh kepolisian masih berpolemik. Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Solo ikut merespon hal itu, terkait persyaratan menilai panitia sudah memenuhi syarat administrasi. Yaitu cukup menyerahkan surat pemberitahuan kepada kepolisian. Karena hal ini sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum. Jadi menurut  Ketua Ikadin Surakarta, Muhammad Taufiq, Selasa (4/9/2018), acara jalan sehat ini tidak melanggar peraturan apapun,” terangnya.

Sebelumnya Polisi menegaskan bahwa panitia harus mengikuti aturan PP No 60 Tahun 2017 tentang Izin Keramaian dan Kegiatan Masyarakat, dan Pemberitahuan Kegiatan Politik. Taufiq menilai aturan tersebut tidak dapat diterapkan untuk acara jalan sehat yang berisi penyampaian pendapat di muka umum.

Kegiatan jalan sehat ini kan isinya penyampaian aspirasi, jadi harus memakai UU Nomor 9 Tahun 1998. Acara seperti ini lex specialis, karena UU ini dibuat di jaman Habibie atas semangat demokrasi, karena sebelumnya rakyat kalau demo dilarang,” paparnya.

Justru Taufiq mempertanyakan munculnya PP No 60 Tahun 2017. Pasalnya aturan baru muncul di era Presiden Joko Widodo.

Di masa lalu era Pak SBY didemo dengan kepala kerbau juga tidak masalah. Baru sekarang dibuat peraturan. Padahal kalau sudah ada undang-undang yang jelas tidak perlu buat peraturan pemerintah,” katanya.

Selanjutnya, masih menurut Taufiq, meminta pihak kepolisian harus mengamankan jalannya aksi. Jangan sampai ada pihak lain yang mengganggu jalannya acara jalan sehat.

Adapun jalan sehat digelar dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September 2018. Selain itu, panitia juga mengadakan tausiyah dan bagi-bagi hadiah . Para peserta nantinya juga akan menyampaikan aspirasi atau kritikan kepada pemerintah,” pungkas Taufiq. (Otiswara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *