Polisi Siap Bubarkan Jalan Sehat Ahmad Dhani di Solo

detikcyber.com, SOLO – Panitia jalan sehat yang akan menghadirkan Ahmad Dhani dan Neno Warisman di Solo meski tak dapat izin dari pihak kepolisian tetap nekat berniat melangsungkan kegiatan tersebut. Polisi pun siap membubarkan acara itu

Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai Selasa (4/9/2018) saat dikonfirmasi mengatakan, . “Akan kita bubarkan, karena acara tersebut harus mengantongi izin sesuai PP nomor 60 tahun 2017 tentang izin keramaian dan kegiatan masyarakat, dan pemberitahuan kegiatan politik.

Sekelompok masyarakat Solo menolak keras jalan sehat yang akan dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman

Adapun alasan polisi tak mengeluarkan izin karena alasan keamanan. Peserta yang diperkirakan seribu orang itu dikhawatirkan nantinya mudah menimbulkan gesekan di lapangan,” tegasnya.

Terpisah Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, pihaknya tidak memberikan izin penggunaan Lapangan Kottabarat untuk acara Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo pada 9 September mendatang. Karena pada saat bersamaan, lapangan Kottabarat akan digunakan Pemkot untuk menggelar Pekan Olahraga Warga Solo (Porwaso) dalam rangka memperingati Haornas.

Menurut Rudy, Porwaso itu sudah ada Perda (Peraturan Daerah) nya. Agendanya sudah tercatat, ada anggarannya dan memang tempatnya di Kottabarat. Tidak ada hubungannya dengan jalan sehat itu,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Polresta Surakarta belum mengeluarkan izin acara Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo, saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September 2018. Faktor keamanan menjadi pertimbangan jalannya acara yang akan menghadirkan aktivis #2019GantiPresiden diantaranya Ahmad Dhani dan Neno Warisman. Bahkan rencana jalan sehat yang akan dilakukan di jalan depan Masjid Kottabarat tersebut mendapatkan penolakan dari sekelompok masyarakat lainnya. Sejumlah spanduk penolakan hadirnya Dhani dan Neno pun bermunculan di sejumlah titik. (Otiswara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *