Polisi Belum Keluarkan Izin Jalan Sehat Dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman

detikcyber.com, SOLO – Polresta Surakarta belum mengeluarkan izin acara Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo, saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September 2018. Faktor keamanan menjadi pertimbangan jalannya acara yang akan menghadirkan aktivis #2019GantiPresiden diantaranya Ahmad Dhani dan Neno Warisman. Bahkan rencana jalan sehat yang akan dilakukan di jalan depan Masjid Kottabarat tersebut mendapatkan penolakan dari sekelompok masyarakat lainnya. Sejumlah spanduk penolakan hadirnya Dhani dan Neno pun bermunculan di sejumlah titik.

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, “Kami masih menunggu pertimbangan di lapangan, terutama dari sisi keamanan karena adanya penolakan dari warga,” ujarnya, Minggu (2/9). Polisi tidak ingin muncul potensi-potensi kerawanan keamanan di Kota Solo. Pertimbangan lainnya, di saat bersamaan, lapangan Kota Barat juga akan dipergunakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk acara serupa, terangnya.

Disamping itu, pengajuan izin terlebih dulu dilakukan oleh pihak Pemkot Solo. Sedangkan panitia jalan sehat baru menyerahkan pemberitahuan kegiatan ke Polsek Banjarsari dan Polresta Surakarta baru pada tanggal 17 Agustus 2018. Surat tersebut ditandatangani oleh ketua panitia Dadyo Hasto yang juga dikirimkan ke Polda Jateng 20 Agustus 2018.

Dengan kondisi ini, kami masih mempertimbangkan penerbitan izin untuk kegiatan jalan sehat tersebut,” tegasnya.

Sesuai dengan PP 60 Tahun 2017 lanjut Andy, panitia yang akan melaksanakan kegiatan sudah menyampaikan pemberitahuan ke Polresta Surakarta. Namun bukan serta merta dikeluarkan perizinan nya. Dan hingga saat ini Polresta belum menerbitkan izin penyelenggaraan jalan sehat tersebut. Andy meminta pihak-pihak terkait untuk memahami masalah ini,” terangnya.

Terpisah hal yang sama juga disampaikan oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, pihaknya tidak memberikan izin penggunaan Lapangan Kottabarat untuk acara Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo pada 9 September mendatang. Karena pada saat bersamaan, lapangan Kottabarat akan digunakan Pemkot untuk menggelar Pekan Olahraga Warga Solo (Porwaso) dalam rangka memperingati Haornas.

Menurut Rudy, Porwaso itu sudah ada Perda (Peraturan Daerah) nya. Agendanya sudah tercatat, ada anggarannya dan memang tempatnya di Kottabarat. Tidak ada hubungannya dengan jalan sehat itu,” tandasnya. (Otiswara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *