Kisruh#2019GantiPresiden, Ahmad Dhani Dilaporkan Ke Polda Jatim

detikcyber.com, Surabaya – Deklarasi #GantiPresiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018 pekan lalu, ternyata berbuntut panjang. Ahmad Dhani Prasetya pentolan musisi Dewa 19 dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh Koalisi Bela NKRI gara-gara ucapan kata ‘idiot’.

Edi Firmanto Ketua Koalisi Bela NKRI menegaskan, “Kami sudah melaporkannya pada Kamis (30/8) ke Subdit V Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim,” terangnya.

Dhani yang dijadwalkan datang di deklarasi #2019GantiPresiden tidak bisa hadir di Tugu Pahlawan, mengunggah video berisi ujaran kebencian. Dalam video itu, Dhani menyebut massa pendemonya di Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan -tempat Dhani menginap – itu idiot. Dalam video itu, juga ada seorang pria berambut gondrong bernama Ferry Irawan, eks-anggota Front Pembela Islam (FPI) juga mengatakan, Banser idiot.

Namun Ferry sudah meminta maaf melalui unggahan videonya. Persoalan Ferry dengan Banser, selesai. Sementara Dhani belum, karena hingga hari ini belum menyampaikan permintaan maaf.

Padahal, pihaknya sudah berupaya menemui Dhani yang pindah dari Hotel Majapahit ke RM Prima Rasa, Jalan A Yani hingga di Hotel Elmi untuk meminta klarifikasi serta minta maaf. “Tapi tidak ada iktikad baik dari Dhani, padahal kami minta baik-baik,” tegasnya.

Secara terpisah Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. “Ya kata-kata idiot itu yang dilaporkan oleh sekelompok masyarakat, yang mana kata idiot itu menyinggung mereka,” jelas Barung. Kata idiot lanjut Barung Mangera yang diucapkan Dhani untuk para pendemonya itu, masuk kategori tidak pidana dan akan segera ditindaklanjuti. “Tindak pidana namanya penistaan, tindak pidana yang namanya pencemaran nama baik, tindak pidana yang namanya perbuatan tidak menyenangkan. Ini akan kita tindak lanjuti,” punkasnya. (Rein)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *