KPK : Penyuap Bupati Tulungagung dan Walikota Blitar Segera Disidangkan
KPK : Penyuap Bupati Tulungagung dan Walikota Blitar Segera Disidangkan

detikcyber.com, Jakarta – Penyidik lembaga anti rasuah (KPK) telah menyelesaikan berkas penyidikan milik tersangka Susilo Prabowo Dirut PT.Moderna Teknik. Susilo Prabowo alias Mbun merupakan penyuap Wali Kota nonaktif  Blitar M Samanhudi Anwar dan Bupati nonaktif Tulungagung, Syahri Mulyo.

“Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan satu tersangka, Susilo Prabowo dalam kasus suap terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar, ke penuntutan,” demikian dikatakan oleh juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (3/8/2018).

Jaksa penuntut umum (JPU) pada KPK kini memiliki waktu setidaknya 14 hari untuk menyusun surat dakwaan. Susilo Prabowo menurut rencana akan menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jawa Timur. “Saat ini tersangka Susilo masih ditahan di Rumah Tahanan Cabang Gedung KPK,” tambah Febri.

Febri menerangkan, terkait penyidikan terhadap Susilo Prabowo, penyidik telah memeriksan 39 saksi dari berbagai unsur. Diantaranya, Walikota Blitar, PNS Kota Blitar, PNS Kabupaten Tulungagung, dan pihak Swasta.

Sedangkan untuk Syahri Mulyo Bupati nonaktif Tulungagung, KPK masih terus akan memeriksa sejumlah saksi lainnya. Penyidik pun memperpanjang penahanan Syahri Mulyo selama 30 hari ke depan,terhitung sejak 9 Agustus hingga 7 September 2018,” pungkas Febri.(Dido)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Speed up and optimize your PC with CCleaner

CCleaner is the number one tool for cleaning your PC.
It protects your privacy and makes your computer faster and more secure.

Exiting Little Pharma | VHS MIDNIGHT STYLE | Cyber Dream Records where can u buy steroids can you really buy anabolic steroids online, buy dianabol blue hearts uk - heroes past and present HSA warns about 2 'health' products that contain steroids, dangerous steroids usa online 'pharma bro' martin shkreli denied release from prison to work on coronavirus cure