KPK Periksa Dirut PT Moderna Teknik Perkasa Terkait Korupsi

detikcyber.com, Jakarta – Direktur Utama PT Moderna Teknik Perkasa, Susilo Prabowo diperiksa Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Pemeriksaan terhadap Susilo alias SP tersebut terkait kasus korupsi suap proyek pekerjaan di Pemerintah Kota Blitar dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur.

Menurut Febri Diansyah melalui keterangan tertulis “Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai tersangka,” ujar Juru Bicara KPK, Rabu (1/8/2018).

Selain itu Febri juga menerangkan, KPK akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat saksi lain terkait kasus suap tersebut. Diantaranya, Kepala Dinas PU Pemkot Blitar Hermansyah Permadi, pensiunan PNS BPKAD Kabupaten Tulungagung Sri Pamuni, PNS atau Ajudan Walikota Blitar Hendi Aris Setiawan, PNS atau BPKAD Kabupaten Tulungagung Yamani. Pemeriksaan itu terkait kasus dugaan suap terhadap Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar oleh tersangka SP.

Susilo Prabowo alias Mbun sebutan akrabnya diduga yang memberi uang suap ke Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo. Uang suap itu diberikan melalui seorang perantara. Penyidik KPK sudah menetapkan tersangka dan menahan Samanhudi Anwar dan Syahri Mulyo di Jakarta.

Tersangka Susilo Prabowo adalah salah satu kontraktor (Dirut PT. Moderna Teknik) yang kerap memenangkan proyek-proyek baik di Pemkot Blitar dan Pemkab Tulungagung sejak 2014 hingga 2018.

Atas perbuatannya, sebagai pemberi SP disangkakan dengan Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau Pasal 13 UU 31/ 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 65 KUHP. Sedang sebagai pihak penerima Syahri Mulyo, Agung Prayitno dan Sutrisno (Kadis PUPR Tulungagung) disangkakan dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Dido)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *