Ngaku BNN Peras Warga Ditangkap Polisi

detikcyber.com, Bekasi – Belum lama ini Reskrim Polsek Setu, Kabupaten Bekasi berhasil menangkap dua orang yang mengaku sebagai anggota BNN. Kedua tersangka itu Wawang (40) dan Dervy Gabriel (38) yang kini sudah mendekam ke penjara karena telah melakukan pemerasan seorang warga dengan modus menggelar pesta narkoba.

AKP Wahid Key Kapolsek Setu, menerangkan kronologi, kedua tersangka itu dibekuk setelah dipancing korbannya di sekitar SPBU Kampung Serang, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu pada Rabu (25/7) siang lalu. Sebelum dibekuk kedua tersangka memeras Roy Kamaludin dengan uang senilai Rp 400 ribu. Dalam aksinya, tersangka mengaku sebagai anggota BNN RI mendatangi rumah korban, lalu menuduh korban baru saja menggelar pesta narkoba,” kata Wahid, Sabtu (28/7).

Atas tuduhan itu, kata Wahid Key, korban membantah dan bersedia untuk dilakukan tes urine pada hari itu juga. Namun, sebaliknya tersangka justru mengancam akan membawa korban ke kantor BNN jika tidak menyediakan sejumlah uang.

Tidak mau repot akhirnya korban memberikan uang Rp 400 ribu, lalu tersangka pergi. Tetapi, berapa jam kemudian tersangka menghubungi korban lagi meminta uang tambahan Rp 10 juta,” terang Wahid Key.

Setelah bernegoisasi, akhirnya disepakati korban bersedia memberikan uang tunai Rp sebesar 2 juta. Merasa diperas, korban melapor ke anggota Bhabinkamtibmas Polsek Setu yang bertugas di wilayahnya. Kemudian korban dipancing agar bertemu di SPBU Kampung Serang dan kami tangkap beserta barang bukti berupa uang Rp 400 ribu, dua pistol mainan, lima unit telepon genggam, lencana BNN, dua borgol untuk jempol dan tangan, sepeda motor, dan sejumlah pakaian,” jelas Wahid Key. Keduanya dijerat dengan pasal 368 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang pemerasan. Ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun.(BeN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *