Buron Kejari Daftar Caleg, PDIP Kecolongan

detikcyber.com, Bondowoso – Mantan anggota DPRD Bondowoso yang menjadi DPO (buronan) Kejari Bondowoso, Nawari, diketahui mendaftar sebagai caleg melalui PDI Perjuangan. Padahal, yang bersangkutan statusnya buron, karena kejaksaan belum mencabut statusnya sebagai DPO.

Pihak kejaksaan menegaskan bahwa persoalan yang bersangkutan mendaftarkan diri sebagai caleg memang menjadi haknya sebagai warga negara. Tapi, tetap harus mentaati aturan hukum yang berlaku.

Menurut Heri Masduki, Wakil Ketua Bapilu DPC PDIP Bondowoso mengaku kecolongan dengan status Nawari, Bakal Calon Legislatif  yang menjadi buronan kejaksaan.
“Sebelum mendaftar yang bersangkutan memang mengaku bahwa persoalan hukumnya dengan kejaksaan sudah selesai,” katanya, Selasa (24/7/2018).

Lebih lanjut Heri menerangkan, setelah mendapat keterangan tentang status hukumnya dari Nawari, pihaknya langsung menerima dan menyetujui pendaftarannya sebagai bakal caleg ke KPU setempat, melalui PDIP.

“Soal kelengkapan administrasinya, memang bukan wewenang kami. Tapi itu urusan masing-masing calon dengan KPU. Tahap selanjutnya, jika memang kelengkapan administrasi dari bakal caleg memang kurang lengkap, maka akan dikembalikan ke partai untuk dilengkapi atau direvisi. “Tapi kalau tak bisa melengkapi, maka partai dapat menyiapkan penggantinya. Selama batas waktunya belum habis,” tegas Heri Masduki.

Sebelumnya, warga Desa Sukokerto, Pujer, ini sempat menjadi anggota legislatif dari Partai NasDem. Namun Nawari dipecat partai karena terlibat dalam kasus penganiayaan.

Kasusnya kemudian diajukan ke pengadilan setempat hingga mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun hasilnya  tak berbeda, Nawari harus menjalani vonis 5 bulan penjara.

Namun saat akan dieksekusi Nawari justru kabur. Sehingga Kejari akhirnya menetapkannya sebagai daftar pencarian orang (DPO) atau buron. Bahkan partainya langsung memecatnya dan mem-PAW dari kursi legislatif.(Rein)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *